Mom & Kids

Ketahui Hal Penting Sebelum Adopsi Anak

2017-02-01
Ketahui hal penting sebelum adopsi anak - Pasangan yang telah bertahun-tahun menikah dan mendambakan kehadiran seorang anak terkadang harus menerima kenyataan pahit bahwa mereka tidak bisa mendapatkannya.

Mengadopsi anak pun menjadi pertimbangan utama untuk dilakukan. Sebelum mengadopsi anak, perhatikan hal-hal berikut ini terlebih dahulu.

Siap Membangun Ikatan dengan Sang Anak

Karena anak hasil adopsi tidak sama dengan anak kandung, maka Anda perlu membangun ikatan layaknya ia anak Anda sendiri. Jika tidak, Anda dan anak angkat akan mengalami kesusahan dalam berkomunikasi. Membangun ikatan dengan anak adopsi juga bukan hal yang mudah dan tentunya perlu waktu. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa membangun ikatan yang kuat dengan anak adopsi layaknya dengan anak kandung. Tunjukkan bahwa Anda menyayanginya dan ia pun akan melakukan hal yang sama.

Mencari Referensi dari Pengalaman

Karena adopsi anak bukan hal yang sederhana, maka sebaiknya Anda giat mencari informasi perihal adopsi anak, baik dari buku maupun situs online. Ada baiknya jika Anda bertanya kepada pasangan lain yang sudah berpengalaman mengadopsi anak, apa yang perlu dipersiapkan, apa suka dan dukanya, kendala apa yang sering dihadapi, dan sebagainya. Pelajari pula proses-prosesnya dan jika perlu Anda bisa bergabung dengan komunitas orang tua angkat sehingga lebih memudahkan untuk menjawab pertanyaan.

Pikirkan dengan Matang

Pikirkan baik-baik sebelum melakukan proses adopsi anak. Pertimbangkan matang-matang segala kemungkinan baik dan buruknya. Karena adopsi anak berarti akan ada anggota baru dalam keluarga, maka bicarakan terlebih dahulu dengan keluarga Anda. Pastikan seluruh anggota kelaurga Anda tidak keberatan dengan kehadiran orang baru. Pasalnya, jika ada anggota keluarga yang tidak bisa menerima kehadiran anak adopsi, maka ke depannya akan menyusahkan si anak itu sendiri.

Siap Menjadi Orang Tua

Mengadopsi anak yang baru lahir tentu terasa berbeda jika sang anak sudah berusia balita. Adopsi anak bayi baru lahir menuntut Anda untuk memiliki skill-skill tertentu sebagai ibu. Pasangan yang karena suatu hal tidak bisa memiliki anak lebih sering memilih untuk mengadopsi anak bayi baru lahir. Untuk itu, sebagai ibu, Anda harus bisa merawat bayi tersebut layaknya anak sendiri. Jika belum punya pengalaman, Anda bisa belajar dari saudara, tetangga, dan orang terdekat lainnya. Tidak ada salahnya mengikuti kelas khusus agar Anda tahu bagaimana cara mengganti popok, memeberikan susu formula, menggendong, memandikan, dan sebagainya.

Pahami Persyaratan Adopsi Anak

Adopsi anak tak bisa begitu saja dilakukan, Anda harus paham tata cara dan persyaratan adopsi anak. Persyaratan adopsi anak diatur secara hukum, yakni dalam Keputusan Menteri Sosial RI No 41/HUK/Kep/VII/1984 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perizinan Pengangkatan Anak. Beberapa syaratnya adalah Anda dan pasagan harus berstatus suami-istri dengan usia minimal 25 tahun dan maksimal 45 tahun serta telah menikah minimal selama lima tahun. Selain itu, Anda juga harus memiliki kemampuan finansial yang stabil untuk kesejahteraan si anak kelak. Di aturan ini juga disebutkan bahwa tak harus menjadi suami-istri untuk mengadopsi anak. Anda yang masih berstatus lajang pun juga bisa melakukan hal tersebut asal memiliki kesungguhan merawat anak.

Sebenarnya yang perlu digarisbawahi adalah Anda harus bisa berlaku adil pada anak adopsi dan anak kandung. Jangan sampai anak adopsi merasa Anda kurang menyayanginya sehingga ia merasa tertekan dan kurang percaya diri. Jadilah orang tua yang baik dengan memberikan hak-hak anak dengan semestinya. Demikianlah informasi tentang hal penting sebelum adopsi anak yang mesti anda ketahui.

0 COMMENTS