Others

Apakah Baik Terlalu Ambisius Dalam Bekerja?

2019-03-25
Dalam bekerja atau mencari nafkah, ambisi merupakan faktor penting agar kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

Orang yang berambisi biasanya adalah orang yang paling cepat mendapat promosi dalam satu organisasi atau orang yang menciptakan perusahaan berpengaruh di dunia ini. Contoh orang berambisi yang berhasil menciptakan perusahaan berpengaruh di dunia ini tidaklah sedikit seperti Howard Schultz, Steve Jobs, Bill Gates yang berhasil menciptakan perusahaan seperti Starbucks, Apple dan Microsoft.

Namun, jika ambisi dapat menciptakan kesuksesan, kenapa orang yang sukses karena terlalu berambisi sering kali menjadi orang yang paling tidak bahagia? Ternyata satu faktor signifikan yang bisa menjelaskan ini adalah jika ambisi di gabungkan dengan sifat kompetisi yang berlebihan, sehingga tujuan orang itu hanya bagaimana caranya untuk menang. Hal ini bisa merusak hubungan kita dengan rekan-rekan kita dan selanjutnya mereka dapat menolak untuk bekerja sama.

Ditambah lagi karena hanya fokus pada mengejar target perkerjaan saja sehingga mereka menjadi tidak bahagia dalam perkerjaan mereka. Dalam jangka panjang perkerjaan mereka bisa terancam karena rekan kerja atau pegawai mereka tidak mau bekerja sama lagi, ditambah karena mereka tidak bahagia dalam pekerjaan mereka sehingga kualitas kerja mereka jadi menurun.

Hal ini bisa berkelanjutan meningkatkan tingkat stres seseorang sehingga memengaruhi kehidupan pribadi mereka (Happiness Traps : How We Sabotage Ourselves At Work, By Annie Mckee Harvard Business Review Sept – Oct 2017). Untuk menghadapi masalah ini agak sulit karena sebagian besar orang ingin berhasil dalam pekerjaan untuk mendapatkan gaji yang tinggi atau keuntungan yang besar sehingga standar hidup mereka meningkat.

Ambisi sendiri sebetulnya bukan hal yang buruk, tetapi seseorang harus memperhatikan jangan sampai ambisinya merusak hubungan dengan rekan kerja mereka dan merusak kehidupan pribadi mereka karena terlalu fokus hanya pada pekerjaan. 

0 COMMENTS