Others

Apakah Kondisi Autis Bisa Disembuhkan?

2019-10-14
Sebagai orangtua, kerabat atau masyarakat pada umumnya biasanya terlintas pertanyaan apakah anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa disembuhkan atau tidak?

Jawaban paling sederhana adalah Autis tidak bisa disembuhkan karena Autis bukanlah sebuah penyakit yang harus atau bisa disembuhkan.

Autis merupakan salah satu topik di kalangan para ahli yang hingga saat ini belum ditemukan persis penyebabnya. Hal yang diketahui pasti oleh para ahli adalah Autis disebabkan oleh beberapa faktor, bukan satu faktor saja. Faktor keturunan, gaya hidup, kekurangan nutrisi dan kondisi Ibu pada saat mengandung bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Terdapat 2 alasan mengapa para ahli sulit “menyembuhkan” Autis. Alasan pertama adalah belum ditemukan penyebab utama dari Autis tersebut. Kedua, karena Autis memiliki beberapa spectrum (bentuk yang sangat berbeda-beda) pada setiap anak berkebutuhan khusus. Karena hal tesebutlah maka diagnosa tidak bisa dipukul rata dan harus dikerjakan untuk masing-masing anak berkebutuhan khusus. Apabila suatu hari nanti Autis bisa “disembuhkan” maka setiap anak harus dianalisa dan “disembuhkan” kasus per kasus.

Jika Autis tidak bisa disembuhkan, apakah menjadi patokan bahwa anak berkebutuhan khusus tidak bisa berfungsi atau hidup seperti orang normal lainnya? Jawabannya adalah bisa.

Tidak semua anak berkebutuhan khusus pasti terlihat kondisi Autisnya. Sebagian besar justru dapat mengikuti pelajaran dan bersaing dengan anak-anak normal lainnya. Bagi anak berkebutuhan khusus yang kondisi Autisnya terlihat juga bisa mengikuti terapi agar mereka bisa beradaptasi dan berfungsi di masyarakat pada umumnya.

Kuncinya adalah semakin cepat terdeteksi maka orangtua atau kerabat dapat dengan cepat mempersiapkan terapi yang cocok untuk anak mereka. Selain itu, orang tua bisa mencarikan sekolah yang cocok agar dapat mengembangkan bakat mereka. Jika seorang ABK mendapatkan dukungan, terapi dan pendidikan yang cocok diharapkan ABK akan “sembuh” dari Autis. Sebagai catatan tambahan, penggunaan tanda kutip pada kata-kata sembuh atau menyembuhkan digunakan untuk menegaskan bahwa kondisi Autis belum bisa disembuhkan. Tetap semangat dan jangan berkecil hati untuk terus mendampingi ABK karena keluarga merupakan faktor penting dalam kehidupannya.

0 COMMENTS