Others

Apakah Terlalu Banyak Screen Time Dapat Menyebabkan Kerusakan Mata?

2021-07-23
“Jangan terlalu lama bermain gadget nanti matanya rusak” adalah kata-kata yang pastinya kita sering dengar dari orang tua, kerabat atau pun dari para ahli termasuk dokter

Kekhawatiran ini bermula dari temuan bahwa gadget menggunakan cahaya biru (blue light) pada layar mereka yang memproduksi energi yang tinggi dan dikhawatirkan dapat merusak mata.

Dengan adanya pandemi COVID, tentunya penggunaan gadget menjadi jauh lebih tinggi dari sebelum pandemi terjadi. Kita harus menggunakan gadget untuk bekerja sehari-hari dan juga untuk anak-anak belajar atau bermain karena mereka tidak bisa bermain dengan teman mereka. Apakah dengan meningkatnya aktivitas yang menggunakan gadget menyebabkan semakin banyak orang yang rusak matanya? Jawabannya tidak semudah itu karena penelitian untuk hal ini masih berlanjut.

Menurut penelitian yang sudah dilakukan menggunakan binatang menunjukkan bahwa pada binatang yang terpapar cahaya biru berlebihan terjadi kerusakan sel yang ada di retina mata dan sel saraf besar yang ada di balik bola mata sehingga menyebabkan keletihan mata serta sulit untuk fokus. Hanya saja, di penelitian tersebut tidak menunjukkan ada kerusakan permanen pada mata atau kerusakan retina pada jangka panjang. Walaupun terlalu banyak screen time tidak menyebabkan kerusakan permanen tetapi terlalu dapat menyebabkan satu sindrom yang dikenal dengan sindrom digital eye strain (DES).

Sindrom DES ini bisa menyebabkan mata kering dan sulitnya mata untuk fokus. Diperkirakan sekitar 60% dari penduduk Amerika mengalami sindrom ini. Untuk menjaga agar kita tidak mengalami DES ada beberapa anjuran yang disarankan oleh para ahli. Pertama, sisihkan waktu istirahat dari menggunakan gadget dengan menggunakan metode yang dikenal sebagai 20/20/20. Untuk menerapkan metode 20/20/20 ini maka setiap 20 menit memakai gadget kita harus istirahat selama 20 detik dan fokus melihat sesuatu yang berjarak 6 meter (20 feet).

Selanjutnya kita juga dianjurkan untuk menggunakan cairan tetes mata jika sudah terasa mata kita kering. Hal lainnya adalah mengurangi cahaya di dalam ruangan agar layar gadget tidak mengeluarkan cahaya secra berlebihan. Serta kita juga disarankan untuk menjaga jarak antara mata dengan gadget dan perbesar ukuran teks di gadget agar lebih mudah terbaca.

 

 

 

 

0 COMMENTS