Others

Apakah yang Dimaksud dengan Work Burnout?

2020-07-16
Pernahkan Anda merasa tidak puas dengan pekerjaan Anda walaupun pekerjaan tersebut telah didamba-dambakan seumur hidup?

Pernahkan Anda merasa tidak bahagia atau puas walaupun pendapatan Anda lebih banyak dari sebagian besar orang dan mampu membeli atau melakukan apa saja yang diinginkan? Jika jawaban Anda iya, maka kemungkinan besar Anda sedang mengalami kelelahan fisik atau mental dalam perkerjaan yang biasa dikenal dengan istilah work burnout.

Hal ini sering terjadi pada orang-orang yang sudah bekerja cukup lama sehingga mereka mengalami depresi yang dapat mempengaruhi segala aspek kehidupan termasuk kehidupan pribadi. Namun seseorang yang belum bekerja terlalu lama juga bisa mengalami masalah ini. Lalu apakah yang dimaksud dengan work burnout dan apa penyebabnya? Menurut David Ballard Psy. D dari American Psychological Associations, work burnout adalah suatu kondisi dimana dalam periode waktu tertentu seseorang mengalami kelelahan dan kehilangan minat pada pekerjaan mereka dan akan berujung pada menurunnya kinerja seseorang.

Masalah yang umum terjadi adalah pekerja yang baik biasanya dinilai dari berapa lama waktu yang mereka alokasikan untuk pekerjaan mereka. Dengan kata lain, jika ia seorang workaholic dan bekerja dari pagi sampai malam maka ia bisa lebih cepat maju dalam pekerjaannya. Namun akibatnya adalah jika seseorang bekerja terlalu keras dan mengalami stres yang berlebihan maka ia akan mengalami kelelahan secara fisik dan mental. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan?

Jawaban yang paling sederhana adalah dengan mencari pekerjaan baru yang dapat memenuhi kebutuhan fisik dan emosional Anda. Walaupun terdengar mudah, namun berhenti dari pekerjaan yang memberikan sumber pendapatan yang lebih dari cukup kemudian beralih mencari pekerjaan baru yang belum tentu lebih baik dari segi penghasilan tentu bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan besar untuk resign dari pekerjaan Anda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa kondisi saat ini benar disebabkan karena work burnout atau tidak. Anda bisa memastikannya terlebih dahulu dengan melihat beberapa tanda di bawah ini.

Kelelahan yang Berlebihan

Seseorang yang mengalami work burnout biasanya akan mengalami kelelahan secara terus menerus secara emosional, mental atau fisik.

Tidak Ada Motivasi untuk Bekerja

Seseorang yang mengalami work burnout akan merasa sulit atau tidak semangat untuk bekerja setiap paginya. Selain itu, biasanya ia merasa sangat tidak bersemangat untuk melakukan apapun diluar pekerjaannya. Baginya pekerjaan hanyalah rutinitas yang harus dilakukan untuk bertahan hidup, bukan sesuatu yang ingin dikerjakan dari hati.

Frustasi, Perasaan Sinis dan Emosi Negatif Lainnya

Hal ini sering terjadi kepada seseorang yang mengalami work burnout. Mereka akan merasa frustasi, terlihat sering menyendiri, sangat mudah marah dan selalu menganggap remeh ide baru atau masukan dari rekan kerja.

Tidak Bisa Fokus

Seseorang yang mengalami kelelahan dalam pekerjaan atau work burnout seringkali tidak bisa berkonsentrasi. Hal ini disebabkan oleh level stres yang sangat berat, selain itu ia tidak bisa memperhatikan atau mengikuti instruksi dari atasan.

Performa Kinerja yang Menurun

Ketika seseorang mengalami work burnout tak hanya kondisi hati yang terganggu tapi juga berpengaruh pada menurunnya performa dalam pekerjaan.

Sulit Berkomunikasi di Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Tidak dapat fokus, mudah marah, menganggap remeh ide atau masukan orang lain dan tidak ada motivasi untuk bekerja tentunya akan menyebabkan seseorang yang mengalami work burnout sangat susah untuk diajak berkomunikasi ataupun diajak kerjasama. Masalah ini seringkali terbawa sampai rumah dan efeknya akan terasa di lingkungan pribadinya termasuk keluarga.

Mengabaikan Kesehatan Demi Mengurangi Stres

Orang yang mengalami kelelahan dari perkerjaan seringkali mengarah kepada hal-hal yang bersifat negatif untuk mengurangi stres dalam diri mereka. Mengonsumsi alkohol, merokok, terlalu banyak makan-makanan yang tidak sehat (stress eating), kurang makan, tidak cukup tidur, meminum obat penenang atau memakai narkoba adalah beberapa kebiasaan yang biasa dilakukan.

Terlalu Fokus pada Pekerjaan walaupun Diluar Waktu Kerja

Seseorang yang mengalami work burnout akan selalu memikirkan pekerjaan atau stres mengenai pekerjaan walaupun mereka sedang liburan atau sedang di rumah dengan keluarga.

Kurangnya Rasa Kepuasan Diri

Seseorang yang mengalami keletihan dalam pekerjaan, tidak akan pernah merasa puas dalam pekerjaan ataupun kehidupan pribadi, berapa pun prestasi yang sudah tercapai.

Kesehatan Terganggu

Stres akibat dari work burnout sering kali menciptakan masalah kesehatan seperti sakit jantung, stroke, gangguan jiwa atau masalah kesehatan lainnya.

Jika Anda mengalami tanda-tanda yang sudah disebutkan di atas kemungkinan besar Anda mengalami kelelahan dalam pekerjaan atau work burnout. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, jalan paling aman adalah berhenti dari pekerjaan dan mencari pekerjaan baru. Namun, jika hal ini tidak memungkinkan maka Anda dapat melakukan beberapa hal seperti menceritakan masalah yang dialami dengan orang yang bisa dipercaya seperti keluarga agar menemukan solusi yang tepat. Anda juga bisa membahas masalah yang dialami dengan atasan atau rekan kerja agar mereka mengerti kondisi yang terjadi dan bisa bekerja sama untuk saling membantu. Kemudian biasakan untuk memisahkan waktu bekerja, waktu keluarga dan untuk diri sendiri. Usahakan untuk tidak membawa pulang pekerjaan kantor agar dapat istirahat di rumah dengan maksimal. Selain itu usahakan untuk menyempatkan diri berolahraga agar tubuh terasa lebih bugar dan mood menjadi lebih baik.

Langkah terakhir dan yang paling penting adalah dengan menjauhkan diri dari tindakan negatif seperti narkoba, merokok dan meminum minuman keras untuk mengurangi stres, karena kemungkinan besar hal-hal tersebut akan lebih banyak menyebabkan efek negatif dibandingkan membawa efek positif. Hal yang selalu perlu diingat adalah Anda tidak seorang diri dalam mengalami masalah ini, sangat banyak orang yang mengalami masalah yang sama terutama wanita milenial dibawah 30 tahun. Tetap menjaga pola hidup sehat, berpikiran positif, rutin berolahraga dan istirahat yang cukup untuk terhindar dari work burnout atau kondisi buruk lainnya.

0 COMMENTS