Mom & Kids

Baikkah Screen Time Sebelum Tidur Bagi Anak-anak ?

2020-11-19
Sebagian besar orang tua tidak mengizinkan anak mereka untuk bermain gadget atau melakukan aktivitas screen time lainnya sebelum tidur

dikarenakan khawatir waktu istirahat anak-anak bisa terganggu. Teori ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh dokter anak serta ahli tidur yang mengatakan bahwa alat yang mengeluarkan cahaya seperti gadget dapat mengganggu produksi melatonin atau zat yang membuat kita mengantuk sehingga dapat mengganggu tidur. Menurut saran mereka sebaiknya anak-anak berhenti bermain gadget atau screen time satu jam sebelum waktu tidur. Dengan adanya masa pandemik ini ketika anak-anak harus bersekolah, bermain serta melakukan aktivitas lainnya dari rumah, mengikuti saran para ahli menjadi hampir tidak mungkin. Salah satu alasan utamanya adalah dengan hanya terus berada di rumah maka anak-anak tidak menghabiskan tenaganya dengan pergi ke sekolah atau bermain seperti biasanya dan hasilnya mereka menjadi sulit tidur karena belum merasa mengantuk.

Menanggapi masalah ini, beberapa ahli mengatakan bahwa metode menghentikan screen time sebelum tidur tidak efektif dan tidak bisa diterapkan secara sama untuk semua anak dikarenakan setiap anak berbeda. Menurut Jenny Radesky seorang dokter spesialis perkembangan dan perilaku anak, mengatakan “Sebagian anak tidak masalah dalam mengatur waktu tidur mereka, sementara sebagian lagi kesulitan untuk tidur sehingga menerapkan satu metode untuk semua anak merupakan hal yang tidak masuk akal”. Menurut dr. Radesky jika screen time mendekati waktu tidur tidak mengganggu tidur anak-anak, maka tidak masalah untuk mereka bermain dengan gadget sebelum tidur. Satu temuan penting menurut dr. Radesky adalah mereka yang bermain games atau menonton konten yang positif, sama sekali tidak terganggu di waktu tidurnya.

Menurut hasil kuesioner dari sebagian besar orang dewasa dan juga anak-anak, mereka menyatakan aplikasi meditasi serta video dengan konten yang menenangkan dapat membantu dengan tidur mereka walaupun belum ada penelitian yang meyakinkan untuk membuktikan hal ini. Hal yang menarik ditemukan oleh penelitian yang diterbitkan Journal of Adolescence atas 76 anak yang berumur antara 9 sampai 13 tahun yang menyatakan bahwa penggunaan sosial media bisa mengganggu dan menyebabkan jadwal tidur menjadi tidak teratur, sementara efek menonton televisi dan bermain game sama sekali tidak mengganggu waktu tidur. Hal ini menyebabkan peneliti tersebut menyimpulkan masalah screen time bukan sekedar hanya bermain game atau menonton televisi melainkan efek dari sosial medialah yang mengganggu tidur anak-anak.

Menurut Lauren Hale, seorang profesor spesialis kesehatan tidur dari Universitas Stony Brook, mengurangi atau menghentikan sosial media sebelum tidur bisa membawa efek yang positif. Profesor Hale juga menyatakan kalau orang tua ingin mengizinkan anak-anak mereka untuk mempunyai screen time sebelum tidur maka perhatikan konten yang ditonton, sebaiknya yang tidak mengandung konten yang dapat memancing emosi pada anak-anak. Untuk membantu anak-anak dapat tidur dengan teratur, maka orang tua bisa memulai dengan menemani menonton acara yang positif sebelum waktu tidur mereka.

Jika orang tua ingin menerapkan screen time sebelum tidur untuk menenangkan anak-anak, terutama di masa pandemik dimana beraktivitas di luar hampir tidak mungkin, maka ada beberapa hal yang perlu untuk diingat. Langkah pertama yang penting untuk diterapkan adalah menentukan waktu tidur yang teratur bagi anak-anak. Jika ditetapkan mereka sudah harus beranjak tidur jam 9 malam maka orang tua bisa menetapkan satu atau setengah jam sebelumnya tidak bermain dengan gadget lagi. Langkah kedua yang perlu diterapkan adalah melihat kondisi anak, jika orang tua khawatir waktu tidur mereka dapat terganggu maka sebaiknya jangan diizinkan bermain dengan gadget sebelum tidur.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan apa yang ditonton di gadget mereka, pastikan yang mereka lihat adalah konten yang menenangkan. Hal ini dikarenakan sepertinya lebih mudah untuk mengontrol yang mereka tonton dibandingkan dengan melarang untuk screen time sama sekali. Sementara hal terakhir yang penting diterapkan adalah jangan pernah menyimpan gadget atau televisi di kamar anak-anak, sehingga mereka tidak diam-diam bermain gadget tanpa sepengetahuan orang tua.

0 COMMENTS