Food & Nutrition

Kenali Bumbu Dapur Serta Potensinya untuk Kesehatan

2016-09-22
Kenali bumbu dapur serta potensinya untuk kesehatan - Bila Anda termasuk orang yang sering beraktivitas di dapur mungkin familiar dengan bumbu dapur.

Ya, stok bumbu dapur memang penting demi menjamin kenikmatan masakan sehari-hari. Rasanya, bila kurang satu bumbu saja, masakan jadi kurang nikmat. Ternyata, bumbu dapur dapat menjadi obat yang mampu menyembuhkan penyakit.

Berikut ini adalah beberapa bumbu dapur rumahan yang berpotensi untuk kesehatan.

Jahe

Rasa yang pedas pada jahe mungkin tak asing bagi Anda. Rasa pedas itulah yang menjadi keunggulan bumbu dapur yang satu ini. Selain dapat mengobati batuk dan pilek, jahe juga mampu mengurangi rasa mual serta nyeri haid. Tenggorokan yang gatal juga dapat reda dengan jahe. Bukan hanya itu, jahe juga mampu mengobati kembung hingga menghentikan diare yang tak kunjung reda.

Bawang merah

Masakan tak enak bila tanpa bawang merah. Bumbu dapur ini ternyata salah satu obat yang efektif mengatasi batuk dan pilek. Selain itu, mencampurkan bawang merah dengan minyak gosok mampu menjadi penawar asma yang sedang kambuh. Cukup sediakan 3 siung bawang merah, kemudian aduk bersama 3 sendok makan minyak gosok. Balurkan ramuan tersebut di dada penderita asma. Sedikit demi sedikit, dada penderita asma akan terasa lebih lega.

Bawang putih

Baunya memang diremehkan banyak orang. Namun khasiatnya sungguh di luar dugaan. Bawang putih mampu meningkatkan insulin darah sehingga bagus untuk penderita diabetes. Senyawa bernama allicin yang terdapat dalam bawang putih juga baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Bawang putih juga memiliki kandungan antibiotik yang bagus untuk menunjang kekebalan tubuh.

Pala

Cita rasa pala memang cenderung pedas. Banyak masakan Indonesia yang menggunakan bumbu dapur ini sebagai penguat rasa masakan yang dibuat. Siapa sangka, selain menyedapkan makanan, pala juga mampu menurunkan tekanan darah. Ini karena kandungan dalam pala mampu secara efektif melancarkan peredaran darah.

Cabe

Rasanya yang pedas membuat cabe menjadi bumbu dapur kesukaan sekaligus yang dibenci oleh orang. Kandungan capcaisin dalam cabe yang menyebabkan bumbu dapur ini bercitarasa pedas mampu meredakan demam, pilek, dan hidung tersumbat. Tak hanya itu, kandungan yang sama juga dapat menambah nafsu makan seseorang. Jangan heran bila penyuka pedas cenderung ingin menambah porsi makan setelah capcaisin masuk ke tubuhnya. Belum selesai, selama tidak dikonsumsi berlebihan, cabe juga dapat menjadi salah satu sumber vitamin C yang mampu menjaga daya tahan tubuh.

Kayu manis

Minuman-minuman yang diberikan kayu manis biasanya memiliki aroma serta rasa yang khas. Dibalik namanya, kayu manis justru bermanfaat untuk mengobati diabetes. Sebuah studi menemukan bahwa kayu manis dapat merangsang sel untuk merespon insulin sehingga dapat membuang kelebihan gula dalam darah. Dalam menggunakan kayu manis sebagai obat diabetes, Anda dapat merebusnya menjadi minuman atau dimakan langsung.

Cengkeh

Bumbu dapur bermanfaat selanjutnya adalah cengkeh. Wanginya yang cukup khas membuat cengkeh jadi bahan wajib masakan-masakan dengan rasa yang kuat. Siapa sangka, cengkeh dapat meredakan nyeri ketika sakit gigi. Cukup hancurkan dua butir cengkeh, kemudian balut dengan kapas. Gigit balutan tersebut di bagian gigi yang sakit. Setelah beberapa menit, kandungan dalam cengkeh akan mengurangi rasa sakit pada gigi.

 

Sudah mengenal manfaat baik dari bumbu dapur di rumah Anda? Jangan sepelekan manfaat bumbu dapur di atas. Beragam penyakit bisa hilang hanya dengan bahan-bahan yang “sepele” tersebut.

0 COMMENTS