Psychology

Cara Tepat Meredam Amarah Di Kantor

2016-10-08
Cara cepat meredam amarah di kantor - Amarah dapat muncul kapan saja dan di mana saja, salah satunya tempat kerja. Apalagi jika kerjaan sedang menumpuk, menyebabkan stres meningkat sehingga Anda jadi lebih sensitif dan rentan terserang amarah.

Meski wajar terjadi, hal tersebut tidak bisa dibiarkan karena akan mengganggu produktivitas kerja. Hubungan dengan rekan kerja juga bisa terancam renggang.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa meredam amarah ketika berada di kantor. Hasil riset yang dilakukan oleh Henry Evans dan Colm Fosterm pakar kecerdasan emosional, menyatakan bahwa mayoritas orang sukses mampu mengendalikan amarah mereka. Mereka memanfaatkan amarah tersebut untuk mencapai tujuan dan meraih kesuksesan.

Jangan Lawan Amarah yang Muncul

Ketika amarah mulai muncul, jangan pernah melawan perasaan tersebut. Apa yang Anda rasakan merupakan sesuatu yang nyata, jadi terimalah rasa amarah tersbeut sebagai hal alamiah dan sehat untuk tubuh Anda. Dengan begitu, Anda bisa “berdamai” dengan diri sendiri. Meskipun termasuk sebagai emosi negatif, bukan berarti Anda bisa berakting seolah-olah amarah tersebut tidak menghampiri Anda. Hal tersebut hanya akan membuat Anda semakin lelah secara emosional karena terus-terusan menghindari kenyataan.

Setiap orang mungkin memiliki taktik tersendiri dalam meredam amarah. Cara meredam amarah wanita bisa saja berbeda dengan cara meredam amarah pria. Namun, setidaknya, menerima rasa amarah akan memungkinkan Anda untuk mengekspresikan diri dengan lebih tenang dan konstruktif.

Tenangkan Diri Sendiri

Setelah menerima fakta bahwa Anda memang sedang dihampiri amarah, kini saatnya Anda menenagkan diri. Jangan melakukan hal-hal yang bersikap reaktif. Ketika marah, otak cenderung sulit untuk berpikir jernih. Karenanya, lebih baik Anda menenangkan diri terlebih dulu agar tidak melakukan hal-hal yang Anda sesali nantinya. Tarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan. Lakukan hal tersebut selama beberapa kali hingga diri Anda merasa tenang. Dengan begitu, Anda akan bisa melakukan evaluasi secara lebih baik dan menilai apa yang sesungguhnya terjadi.

Mulai Pikirkan Solusi Penyebab Amarah

Kondisi diri yang tenang akan memungkinkan Anda untuk mulai memikirkan penyebab kemarahan dan solusi apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Coba lihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Pasti ada penjelasan masuk akal terkait dengan penyebab amarah Anda. Misalnya, sumber amarah Anda berasal dari atasan karena beliau memberi petunjuk yang kurang jelas terhadap tugas yang harus Anda kerjakan. Anda pun merasa “dilepas” begitu saja untuk menangani pekerjaan besar seorang diri sehingga hasilnya tidak maksimal dan atasan Anda justru memarahi Anda.

Setelah menenangkan diri, Anda bisa mencari solusi untuk masalah tersebut. Salah satunya mungkin bisa dilakukan dengan cara meredam amarah atasan. Begitu amarah sudah mereda, datangi atasan dan sampaikan bahwa tugas yang diberikan akan lebih maksimal jika dikerjakan secara tim dan sampaikan keuntungan yang akan didapat apabila semua pihak bekerja sesuai tanggung jawab masing-masing.

Lebih Baik Diam Jika Masih Emosi

Sudah mencoba menenangkan diri namun amarah masih menguasai? Mungkin Anda memang membutuhkan waktu lebih lama dibanding orang lain dalam meredam amarah. Tidak apa-apa, asalkan Anda tetap diam. Seperti yang dikatakan tadi, otak cenderung sulit berpikir jernih ketika Anda emosi. Jadi, daripada ada perkataan atau perilaku yang nantinya justru merugikan diri sendiri dan orang lain, sebaiknya Anda berdiam diri dulu hingga amarah dan emosi menghilang.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredam amarah di kantor. Selalu tenangkan diri ketika Anda merasa amarah mulai menguasai. Jangan sampai emosi Anda mengganggu produktivitas Anda dalam bekerja dan berdampak buruk pada hubungan rekan-rekan di kantor.

0 COMMENTS