Others

Efek Bahaya Dari Cytokine Storm

2021-07-23
Cytokine storm atau badai sitokin adalah kata-kata yang semakin sering kita dengar di masa pandemi COVID-19 ini.

Tidak sedikit kita mendengar banyaknya kerabat dan keluarga yang meninggal akibat cytokine storm setelah terjangkiti oleh penyakit COVID. Apa sebenarnya cytokine storm ini dan apakah kondisi ini akan mempengaruhi semua yang terjangkiti oleh COVID-19? Untuk mengetahui jawaban ini, kita harus tahu dulu apakah yang dimaksud dengan cytokine storm.

Cytokine sebenarnya adalah bagian penting dari sistem imun tubuh kita. Ketika ada virus atau patogen lain yang masuk ke tubuh kita, sistem imun tubuh kita akan aktif dan memulai proses melindungi tubuh kita. Salah satu proses melindungi tubuh adalah dengan pembengkakan tubuh agar patogen atau virus tidak masuk tubuh. Cytokine inilah yang memberi sinyal ke sistem imun tubuh kita untuk memulai proses pembengkakan.

Ketika cytokine storm terjadi, zat cytokine di tubuh meningkat dengan sangat signifikan sehingga menyebabkan pembengkakan pada sekujur tubuh yang mana hal ini dapat merusak semua organ penting tubuh seperti jantung dan paru-paru. Ketika seseorang terjangkit COVID-19 dan cytokine storm terjadi maka dapat menyebabkan kondisi yang dikenal dengan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau dengan kata lain mengalami kerusakan sistem pernapasan. Dan hal ini selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan organ-organ penting pada sekujur tubuh.

Ini bisa terjadi karena pada saat cytokine storm maka pembengkakan terjadi di sekujur tubuh sehingga seseorang akan sulit bernapas dan jantung akan bekerja lebih keras dari biasanya karena darah yang mengandung oksigen tidak bisa mencapai bagian tubuh lain akibat dari pembengkakan di sekujur tubuh termasuk pembuluh darah. Risiko kematian tertinggi akibat cytokine storm terjadi pada mereka yang berumur diatas 65 tahun dan mempunyai penyakit autoimun. Kerusakan jangka panjang pada organ tubuh sering terjadi pada mereka yang pernah mengalami cytokine storm akibat COVID-19. Tidak sedikit dari mereka yang mengalami kerusakan pada paru atau jantung setelah sembuh dari COVID-19.

Untuk mencegah terjadinya cytokine storm atau untuk menyelamatkan mereka yang sedang mengalaminya, biasanya dokter akan memberikan obat antivirus yang menargetkan virus yang menyerang tubuh dan obat anti bengkak untuk mencegah pembengkakan dalam tubuh. Penting untuk diingat pemberian obat antivirus & obat anti bengkak harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu. Sebaiknya jangan mengonsumsi obat-obatan tersebut sebagai tindakan preventif karena jika tidak dipakai dengan benar bisa menyebabkan kerusakan lebih parah di tubuh atau bahkan kematian.

0 COMMENTS