Mom & Kids

Gejala Awal Kehamilan yang Jarang Orang Perhatikan

2017-01-31
Gejala awal kehamilan yang jarang orang perhatikan - Tak semua orang paham akan tanda-tanda kehamilan, apalagi untuk kali pertama.

Mereka yang baru pertama kali hamil bahkan tidak sadar jika sedang hamil. Kebanyakan orang mengira bahwa mual adalah gejala awal kehamilan yang umum. Namun, sebenarnya, ada banyak gejala kehamilan awal yang tidak banyak orang tahu. Berikut di antaranya.

Gejala Kehamilan Awal berupa Payudara Nyeri (Dijadikan subheading 2)

Pada saat hamil, terjadi perubahan hormon, terutama hormon estrogen yang bisa berdampak pada timbulnya nyeri pada payudara. Begitu pun pada saat menstruasi, beberapa wanita akan mengalami nyeri payudara sehingga tak heran gejala awal kehamilan sebelum terlambat haid ini dianggap sebagai gejala menstruasi biasa.

Nafsu Makan Meningkat sebagai Gejala Awal Kehamilan

Ini juga bisa dianggap sebagai gejala PMS pada umumnya, sehingga banyak wanita yang kurang paham jika mereka sedang hamil. Wanita yang sedang hamil memerlukan nutrisi untuk dua orang, sehingga ia akan merasa lebih lapar dari biasanya. Di dalam tubuh wanita yang sedang hamil, terproduksi hormon hCG akibat adanya embrio yang sedang berkembang di janin sehingga akan membuat otak mengirimkan sinyal-sinyal lapar demi mencukupi nutrisi untuk embrio tersebut.

Sering Buang Air Kecil

Pada saat hamil, embrio yang berkembang di uterus membuat ukuran uterus semakin membesar yang berakibat menekan daerah lain di sekitarnya, salah satunya  kandung kemih. Kandung kemih menjadi tertekan sehingga akan membuat Anda merasa ingin buang air kecil berkali-kali. Pada kasus yang lebih parah, bahkan Anda akan kehilangan kontrol terhadap kandung kemih ini sehingga Anda pun tidak sadar sedang buang air kecil.

Emosi yang Lebih Sensitif

Tak hanya pada saat PMS, wanita yang sedang hamil juga mengalami emosi yang sensitif, entah itu mudah marah atau mudah cemas. Gejala awal kehamilan pertama sebelum datang haid ini sering kali dianggap sebagai tanda-tanda akan mentsruasi biasa. Tetapi bedanya, ketidakseimbangan emosi yang dialami akan lebih lama dari PMS. Jadi, jika sudah jatuh tempo tanggal menstruasi dan Anda mengalami mood yang tidak menentu tetapi darah tak kunjung keluar, coba perhatikan gejala awal kehamilan lainnya untuk memastikan bahwa Anda sedang hamil. 

Rambut Tumbuh Lebih Lebat

Peningkatan produksi hormon estrogen pada saat hamil selain membuat Anda lebih mudah mengalami rasa cemas, juga berimbas pada pertumbuhan rambut. Rambut akan tumbuh lebih lebat dari biasanya, tak hanya rambut di kulit kepala, tetapi juga di bagian tubuh lain. Tetapi tak perlu khawatir, seiring berkurangnya hormon estrogen setelah masa kehamilan selesai, rambut ini juga akan rontok dengan sendirinya.

Penglihatan Tidak Nyaman

Semakin banyak produksi hormon estrogen, maka akan semakin memicu tubuh untuk memproduksi cairan lebih banyak, termasuk cairan di bola mata yang berfungsi untuk membasahi kornea. Mungkin bagi Anda yang tidak memakai lensa kontak hal ini tidak begitu terasa, tetapi bagi mereka yang memakainya akan merasa tidak nyamna karena adanya penumpukan cairan tersebut. Mata akan tersa gatal dan tidak nyaman.

 

Selain gejala awal kehamilan pertama sebelum datang haid berupa morning sickness, ternyata masih ada banyak gejala yang bisa mengindikasikan Anda sedang berbadan dua. Memang tanda-tanda tersebut tidak bisa bisa dijadikan jaminan pasti, tetapi semakin banyak gejala yang Anda alami, maka kesimpulan Anda akan hamil juga semakin kuat. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter.

0 COMMENTS