Others

Ini Dia, Pentingnya Bermain Bagi Anak-anak. Simak Yuk!

2021-11-01
Aktivitas yang paling menyenangkan dan disukai oleh anak-anak adalah bermain.

Dengan bermain, anak-anak dapat bersosialisasi dengan teman-temannya, seperti bermain di taman bermain, bermain berkhayal (pretend play), bermain dengan gadget & bermacam-macam permainan lainnya. Dari sisi orang tua, guru & orang dewasa lainnya, melihat anak-anak bermain sebagai pelepas stres atau untuk  sekadar bersenang-senang saja ,agar mereka dapat  belajar pada saatnya. Saat ini, sebagian besar para ahli menyatakan bahwa bermain bagi anak-anak tidak hanya sekadar untuk bersenang-senang saja, melainkan merupakan kegiatan penting yang dapat mendukung perkembangan anak-anak terutama keterampilan sosialnya.

Menurut para ahli, aktivitas bermain lebih penting daripada belajar di kelas dengan guru yang mengajarkan subjek tersebut. Hal ini dikarenakan, menurut para ahli tersebut murid yang terbiasa dengan tampilan kelas secara umum & subjek yang didikte oleh guru atau sekolah maka mereka akan kehilangan jiwa kreativitas mereka. Dan hal ini membuat anak tidak berani mengambil resiko. Ditambah lagi, dengan program pelajaran sekolah dibagi bagi jamnya sebagai contoh, jam pelajaran pertama mulai pukul 8 pagi & selesai jam 9 pagi. Dan setelah itu bel kembali berbunyi untuk menandakan pelajaran berikutnya akan dimulai.

Pembagian waktu ini menurut para ahli akan merusak ritme anak-anak yang baru mulai tertarik dengan pelajaran tersebut. Sebagai contoh, jika para murid baru menikmati pelajaran pertama, maka mereka harus memulai pelajaran kedua & proses murid menyesuaikan pelajaran akan dimulai kembali dari awal lagi. Ketika anak-anak bermain, terutama dengan anak-anak lainnya, dapat mengajarkan mereka untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah (problem solving) yang sangat dibutuhkan di dunia nyata. Pada saat bermain, anak-anak juga dapat mengenali dan belajar berbagai macam masalah atau situasi yang tidak mereka temukan di dalam kelas. Di dalam situasi kelas, masalah atau persoalan biasanya akan diberikan & dinilai oleh guru, sehingga tidak akan mencerminkan situasi sebenarnya di dunia nyata.

Pada saat anak-anak bermain, juga tidak ada aturan tertentu atau batas yang ditentukan oleh orang dewasa. Sehingga, mereka dapat lebih bereksperimen, melakukan eksplorasi & menggunakan kreativitas mereka. Hal paling penting yang perlu diingat adalah,  yang dimaksud dengan bermain itu bukanlah sebuah  permainan yang dibuat oleh orang tua atau para ahli, melainkan permainan yang diciptakan oleh anak-anak itu sendiri. Tidak sedikit orang yang sangat sukses di sekolah atau bahkan di tingkat perkuliahan, yang tidak berhasil ketika mereka berkerja. Hal ini bisa terjadi dikarenakan mereka telah terbiasa dibimbing oleh guru atau dosen mereka & seringkali masalah yang mereka hadapi ketika di masa sekolah tidak realistis, karena di dunia nyata masalah selalu tidak terduga & memerlukan solusi yang kreatif.

Dengan hal ini, sudah saatnya kita membuka wawasan, bahwa keberhasilan orang tidak lagi ditentukan oleh nilai atau gaji saja, melainkan dengan cara membimbing anak kita untuk dapat berwawasan luas & bekerja sama untuk dapat menyelesaikan masalah dengan baik.

0 COMMENTS