Others

Kenapa Laki-Laki Takut Untuk Diperiksa Kesehatannya?

2019-04-15
Selama masa hidup seorang manusia, biasanya dokter merekomendasikan untuk cek kesehatan berkala agar kesehatan seseorang selalu terjaga.

Hanya pada kenyataannya tidak sedikit yang enggan diperiksa kesehatannya secara berkala terutama pada laki-laki. Apakah alasan yang melatarinya?

Sebagian laki-laki tidak mau diperiksa kesehatannya karena mereka takut akan suntikan atau proses pemeriksaan, serta takut akan hasil dari medical check-up tersebut. Mereka takut dokter akan menemukan penyakit yang belum bisa disembuhkan atau mengancam maskulinitas mereka. National Center for Health Statistics menyebutkan 1 dari 5 laki-laki sudah tidak ke dokter dalam setahun karena alasan takut, sehingga menimbulkan masalah dimana seorang laki-laki diperkirakan 5 tahun lebih cepat meninggal terlebih dahulu dibandingkan perempuan. Untuk mengatasi masalah ini maka tindakan apa saja yang perlu dilakukan?

Tindakan pertama yang paling penting dilakukan adalah menyebarkan informasi terutama kepada kaum pria bahwa hampir semua penyakit bisa disembuhkan, atau setidaknya dapat memperpanjang umur seseorang jika dapat terdeksi lebih awal. Beberapa mitos tentang penyakit juga perlu diluruskan, seperti jika seseorang dioperasi lalu diambil prostatnya karena ada risiko kanker bukan berarti menghilangkan “maskulinitas” seseorang dan mereka tetap bisa beraktifitas seperti biasa. Contoh lain, jika seseorang telah menjalankan operasi jantung maka ia akan dapat kembali beraktifitas dengan normal.

Mungkin alasan seseorang takut untuk check-up secara berkala karena persepsi mereka akan “berita buruk” yang mereka terima, hal ini yang perlu diluruskan bahwa mereka akan mendapatkan “berita baik” yang dapat meyelamatkan hidup mereka. Diharapkan dengan adanya pelurusan ini dapat menyelamatkan lebih banyak orang di masa depan.

0 COMMENTS