Sex

Kontrasepsi

2018-01-14
Jika mendengar kata kontrasepsi rasanya masih menjadi hal yang sangat tabu di Indonesia.

Sebagai negara beragama, kontrasepsi menjadi hal yang sering diperdebatkan karena sebagian besar agama mengajarkan bahwa kita tidak boleh berhubungan intim sebelum menikah. Sehingga kebanyakan orang berpikir tidak perlu adanya kontrasepsi atau setidaknya untuk orang yang sudah menikah saja.

Berdasarkan survey, rata-rata angka kelahiran di Indonesia antara tahun 2000-2010  meningkat  menjadi sekitar 1,49 %  dibandingkan pada tahun 1990-2000 yang berjumlah sekitar 1,45 %. Walaupun relatif tidak menunjukkan kenaikan yang tinggi, namun terjadi peningkatan tren penyakit seksual dan aborsi. Apapun alasan bagi seseorang yang tidak mau memakai/ menggunakan kontrasepsi, sebaiknya kita tetap harus sadar bahwa banyak efek negatif apabila tidak menggunakan kontrasepsi terutama bagi anak muda.

Anak muda atau mereka yang belum dalam hubungan yang serius seringkali sangat aktif secara seksual. Namun ada juga anak muda yang tidak mau memakai kontrasepsi mungkin dikarenakan rasa malu dan takut dengan orangtua mereka. Sehingga apabila tidak menggunakan alat kontrasepsi yang sesuai maka tidak sedikit yang terjangkit penyakit seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan. Sedangkan bagi mereka  yang dalam hubungan perkawinan atau dalam hubungan serius pun tetap perlu menyadari pentingnya memakai alat kontrasepsi untuk membatasi jumlah anak yang diinginkan.

Seperti disebutkan diatas, walaupun tingkat kelahiran menunjukkan sangat sedikit peningkatan tetapi kenyataanya angka kelahiran tetap meningkat. Hal ini akan berdampak pada rumah tangga dan kemampuan ekonomi suatu keluarga. Dengan semakin banyaknya anak  yang dimiliki pastinya kebutuhan ekonomi meningkat, belum lagi bertambahnya tekanan mental pada orangtua. Untuk itu perencanaan matang sebelum memulai keluarga baru atau berhubungan intim bagi mereka yang sudah memiliki hubungan serius sangatlah penting. Lalu bagaimana dengan kalangan anak muda? Tentunya mereka sebaiknya menunggu sampai menikah atau berada dalam hubungan serius sebelum berhubungan intim. Namun, jika mereka tetap ingin berhubungan intim, pastikan memakai alat kontrasepsi yang sesuai agar terlindungi dari penyakit kelamin atau kehamilan yang tidak diinginkan.

Sebagai contoh lagi bagi pasangan muda, pastikan merencanakan terlebih dahulu jumlah anak yang akan dimiliki kelak. Caranya  dengan melihat kemampuan ekonomi dan kemampuan diri sendiri untuk mengurus anak. Dengan perencanaan yang matang serta menggunakan alat kontrasepsi dengan bertanggung jawab, maka diharapkan masyarakat dapat membangun keluarga yang bahagia.

 

0 COMMENTS