Fitness

Kram

2018-04-09
Siapa yang tidak tahu kram? Banyak orang bahkan pernah mengalami kram.

Kram bisa terjadi kepada siapa saja, tidak peduli orang tersebut rajin berolahraga ataupun tidak. Efek kram yang telalu sakit biasanya memang bersifat hanya sementara, namun tetap dapat mengganggu aktivitas seseorang.

Kram pada dasarnya adalah kontraksi otot yang tidak terkontrol dan mendadak sehingga menyebabkan sakit yang luar biasa. Otot yang berkontraksi ini biasanya tidak dapat bergerak sementara. Kram bisa terjadi pada otot tulang yang mungkin disebabkan oleh keletihan otot atau kekurangan elektrolit. Kram bisa juga terjadi pada otot lembut yang sering terjadi saat menstruasi atau maag (Wikipedia).

Kram yang akan dibahas saat ini adalah kram pada otot tulang terutama pada orang yang gemar berolahraga. Bagi seorang atlet atau penggemar olahraga, kram pastinya sangat mengganggu karena dapat mempengaruhi hasil pertandingan tersebut. Penyebab kram juga sulit untuk dideteksi dikarenakan banyaknya pemicu seperti kurang stretching, dehidrasi, kelelahan otot, kekurangan magnesium atau potasium, dan lain sebagainya. (webmd.com).

Untuk mencegah hal ini tidak terjadi terutama pada saat pertandingan, seseorang harus memastikan bahwa mereka cukup stretching dan mengonsumsi nutrisi yang cukup. Selain itu untuk meminimalis risiko kram, seseorang harus memperkuat otot. Sebagai contohnya sebagai seseorang yang gemar berolahraga lari atau bersepeda mereka harus memastikan kekuatan otot betis, otot paha dan otot hamstring agar otot mereka tidak kelelahan saat berolahraga.

Solusi ini memang kelihatannya agak sedikit kontradiktif, karena mungkin dianggap dengan berolahraga dan menguatkan otot akan menghilangkan fleksibilitas sehingga seseorang dapat rentan kram pada saat berolahraga.  Oleh karena itu di sinilah sulitnya mengatasi masalah kram ini karena kita harus menyeimbangkan penguatan otot dan melatih fleksibilitas. Melatih fleksibilitas cukup mudah hanya dengan melakukan stretching yang sesuai dan benar. Bagi mereka yang gemar berolahraga, kita harus mengetahui apa yang harus dilakukan saat kram. Pada saat terjadi kram pada hamstring, taruh berat badan pada kaki yang terkena kram dan bengkokan dengkul sedikit sampai kram hilang atau tiduran dan angkat kaki sembari menarik ujung kaki sampai kram hilang. Untuk kram yang terjadi pada paha depan, carilah kursi atau tempat berpeganggan dan tarik kaki kebelakang ke arah pantat.

Semoga tulisan ini dapat membantu masalah kram dan kram tidak menjadi halangan untuk berolahraga.  (Webmd.com).

0 COMMENTS