Psychology

Masalah Depresi

2018-02-13
Menurut data WHO terakhir, sekitar 350 juta orang terkena dampak depresi di seluruh dunia (Medical News Today website). Kasus depresi jarang terdeteksi atau didiskusikan, sedangkan depresi bukanlah masalah sepele.

Hal tersebut disebabkan oleh dua hal yaitu depresi masih sangat sulit untuk dideteksi dan alasan kedua adalah karena sebagaian besar orang di belahan dunia ini masih menganggap depresi adalah penyakit yang tabu, sehingga mereka tidak mau membicarakanya ataupun mengobatinya. Sampai saat ini penyebab depresi belum diketahui persis. Tetapi, kemungkinan besar diakibatkan dari gabungan genetic, biological, lingkungan dan faktor psychosocial.

Depresi bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa, baik laki-laki ataupun perempuan. Sumber penyebabnya pun bisa darimana saja, seperti stres karena pekerjaan, stres karena mengurus anak ataupun bullying secara fisik, verbal, sosial atau cyber. Depresi juga bisa berbahaya, karena efeknya akan mempengaruhi banyak hal, seperti mempengaruhi kehidupan keluarga, kesehatan fisik dan yang paling berbahaya dapat mengarahkan orang tersebut untuk bunuh diri. Mengingat hal ini merupakan hal besar, sangatlah penting untuk kita dan komunitas untuk memberikan dukungan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Selain itu akan sangat membantu meringankan kondisi mereka apabila kita mau menjadi pendengar yang baik bagi para penderita depresi. Pada saat mendengarkan masalah mereka sebaiknya kita tidak berusaha memperbaiki mereka. Karena pada akhirnya depresi hanya bisa disembuhkan oleh mereka yang mengalami depresi itu sendiri dan sebaiknya diarahkan untuk berkonsultasi kepada ahlinya. Selain itu, kita tidak boleh menjadi “enabler” atau hanya mengikuti keinginan mereka meskipun kita tahu itu tidak baik untuk mereka. Pasti kita berpikir kalau orang yang sedang depresi tidak merasa bahagia. Sehingga secara logika kita berpikir apabila memberikan apa yang mereka suka maka depresi itu akan hilang.

Tidak sedikit masyarakat yang memiliki pemikirian seperti itu, sedangkan justru akan membuat masalah depresi semakin besar. Kenapa hal tersebut terjadi? Mereka akan berpikir mengapa mereka tidak juga bahagia setelah melakukannya, sedangkan biasanya mereka sangat menyukainya. Hal tersebutlah yang akan menyebabkan mereka semakin depresi.

Sebagai anggota keluarga atau orang yang dekat dengan penderita depresi, kita harus selalu ingat bahwa masalah ini adalah masalah yang serius dan bagi mereka ini bukanlah hal yang mudah untuk diatasi. Karena bagi penderita depresi keseringan mereka tidak tahu apa penyebabnya. Mereka juga tidak mau memberi tahu atau menghadapi apa yang membuat mereka depresi karena berbagai alasan atau bahkan mereka tidak mau mengakuinya.

Untuk memulai proses penyembuhan, kita harus mengetahui terlebih dahulu masalah yang sedang mereka alami dan tentunya dengan bantuan tenaga ahli. Proses tersebut harus dihadapi bersama secara bertahap, dikarenakan tidak ada penyembuhan secara instan. Sebagai anggota keluarga atau orang yang dekat dengan penderita diperlukan kesabaran dan jadilah pendengar yang baik untuk menghindari meningkatkan kondisi depresi yang mengakibatkan putus asa hingga penderita memutuskan untuk bunuh diri. Oleh karena itulah peran kita sangat berpengaruh bagi mereka. Selain itu agar tidak menimbulkan masalah baru sebaiknya kita juga harus tetap menjaga kesehatan (HELPGUIDE.ORG).

0 COMMENTS