Others

Meningkatnya gangguan stres pascatrauma pada pekerja kesehatan

2020-05-13
Kondisi COVID-19 saat ini membawa banyak pengaruh dan perubahan besar bagi banyak orang. Salah satunya bagi pekerja kesehatan yang harus bekerja lebih keras melayani masyarakat.

Hal ini tentu memberikan dampak psikologis bagi mereka. Di tengah wabah yang mengancam mereka tetap harus setia melayani dengan sepenuh hati. Menurut para ahli, pekerja kesehatan banyak yang terancam terpengaruh PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) atau lebih dikenal dengan nama stres pascatrauma. Gangguan stres pascatrauma adalah gangguan kecemasan parah yang dapat berkembang setelah terpapar setiap peristiwa yang menghasilkan trauma psikologis. Gangguan ini bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja tetapi seringkali gangguan ini terjadi pada profesi tertentu yang menyangkut nyawa orang dan diri sendiri. Pekerjaan seperti tentara, polisi, pemadam kebakaran dan pekerja kesehatan seringkali mengalami gangguan ini karena hampir setiap hari mereka mengalami kejadian yang dapat menyebabkan trauma psikologis.

Dengan adanya kejadian yang luar biasa akibat COVID-19 ini, para pekerja kesehatan dihadapkan dengan situasi yang sangat berat. Setiap hari mereka harus melihat orang sengsara dan meninggal sampai 1.000 orang per harinya. Kondisi yang lebih parahnya dari para pekerja kesehatan ini yaitu mereka seringkali harus memutuskan siapa yang dapat hidup dan harus mati karena kekurangan peralatan kesehatan seperti ventilator. Ahli trauma (injury expert) Rita Brock dan HC Palmer melakukan penelitian dan berpendapat “perjuangan para pekerja kesehatan dalam menghadapi situasi COVID-19 ini sangat mirip dengan keadaan tentara medis di medan perang.”

Perasaan putus asa, pasien berdatangan tiada hentinya ditambah lagi mereka harus mempertaruhkan nyawanya yang membuat mirip dengan seakan-akan berada di medan perang. Oleh karena itu mereka sangat membutuhkan pertolongan. Selain pertolongan perlengkapan mereka juga sangat membutuhkan pertolongan gangguan stres pascatrauma. Bangkit kembali dari gangguan stres pascatrauma adalah proses yang bertahap dan berkelanjutan, tidak bisa instan. Kunci penyembuhan dari gangguan stres pascatrauma adalah bagaimana cara mengatasi perasaan tidak berdaya.

Langkah apa saja yang bisa dilakukan para pekerja kesehatan untuk mengurangi resiko gangguan stres pascatrauma? Langkah pertama yang penting dilakukan adalah membicarakan trauma ini kepada tenaga ahli seperti psikolog. Langkah kedua ini cukup unik terutama bagi para tenaga ahli kesehatan karena salah satu hal yang bisa membantu mengurangi stres pascataruma adalah dengan membantu orang lain mengatasi masalah mereka. Dengan menyelamatkan pasien COVID-19 justru dapat membantu mereka menghadapi masalah stres ini.

Olahraga seperti berlari, berenang, tinju dan bela diri juga dapat membantu menghadapi stres pascatrauma. Namun, bagi para pekerja kesehatan mungkin agak sulit dilakukan. Diharapkan para pekerja kesehatan sebisa mungkin melakukan olahraga ringan atau minimal dengan berjalan kaki santai. Menghabiskan waktu di alam juga merupakah salah satu langkah yang diketahui dapat membantu masalah ini.

Teknik relaksasi seperti meditasi, berdoa, pijat relaksasi dan yoga juga diketahui dapat membantu mengurangi masalah stres ini. Mencari waktu untuk relaksasi mungkin hampir tidak mungkin bagi para pekerja kesehatan ini, tetapi jika ada waktu cobalah untuk berdoa atau meditasi. Langkah terakhir yang mungkin paling sulit bagi para pekerja kesehatan lakukan yaitu menjaga gaya hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menjauhkan diri dari alkohol atau minuman keras serta menjaga pola tidur agar mendapatkan kualitas tidur yang cukup.

Perlu diingat bahwa masalah stres pascatrauma ini bukan berarti pertanda kalau kita lemah, terutama bagi para pekerja kesehatan yang sudah berjuang dengan jiwa dan raganya. Bicaralah pada orang yang dipercaya jika pekerjaan membantu pasien menjadi terlalu berat dan bagi kita terutama yang mempunyai kerabat yang bekerja sebagai pekerja kesehatan bantulah mereka dengan merangkul dan mengajak bicara jika mereka terlihat mengalami beban yang berat dalam menghadapi masalah ini. Tetap semangat dan selalu jaga kesehatan, ya!

0 COMMENTS