Fitness

4 Hal yang Pasti Terjadi Ketika Berhenti Berolahraga

2017-02-09
4 hal yang pasti terjadi ketika berhenti berolahraga - Berolahraga adalah salah satu kebutuhan yang tidak bisa diganggu gugat.

Sesibuknya Anda bekerja atau melakukan aktivitas lain, olahraga tetap harus dilakukan. Ada banyak sekali jenis olahraga yang bisa Anda lakukan secara sederhana, murah dan tidak membutuhkan banyak waktu. Salah satunya adalah olahraga lari. Lari dikenal sebagai salah satu olahraga murah dan juga alat olahraga untuk lari tidak ribet.

Nah sekarang kita akan sama-sama melihat apa saja sih hal-hal yang terjadi ketika Anda berhenti olahraga. Mulai dari efek yang sederhana sampai efek yang mungkin bisa berakibat berbahaya bagi tubuh Anda.

Anda akan merasa capek-capek

Hal pertama yang Anda rasakan setelah Anda berhenti olahraga adalah badan Anda akan capek-capek. Ini akibat badan Anda biasanya membiasakan diri untuk melakukan hal-hal berat, sekarang sudah jarang dilakukan. Penyesuaian massa otot juga yang sebelumnya kuat, sekarang akan sedikit demi sedikit menurun. Aneh kan, ketika Anda berolahraga badan Anda tidak terlalu capek, tetapi ketika berhenti olahraga malah capek-capek.

Anda akan mudah berkeringat

Ketika Anda berolahraga keringat muncul karena sebagai bentuk penyesuaian diri tubuh yang panas karena berolahraga. Nah setelah Anda berhenti berolahraga, tubuh Anda juga akan mudah mengeluarkan keringat. Ini adalah efek dari tubuh yang melakukan penyesuaian dari yang sebelumnya cepat panas menjadi biasa saja.

Anda rentan terkena penyakit

Tujuan berolahraga adalah untuk mengeluarkan racun yang tidak dipakai dan berbahaya bagi tubuh. Racun di dalam tubuh ini akan dikeluarkan melalui keringat, jadi semakin Anda berkeringat semakin bagus. Nah jika Anda tiba-tiba berhenti olahraga, tentu racun yang seharusnya bisa keluar melalui keringat ini jadi terhambat. Itu akan berpengaruh kepada daya tahan tubuh Anda dan pada akhirnya Anda akan rentan terkena penyakit.

Anda jadi mudah lupa

Selama bertahun-tahun, para peneliti menemukan bahwa olahraga bagus untuk otak. Olahraga mampu mencegah kepikunan yang terjadi karena faktor usia. Namun baru-baru ini di jurnal Frontiers in Aging Neuroscience menemukan bahwa berhenti berolahraga akan mempengaruhi otak. Penyebabnya adalah turunnya jumlah aliran darah ke hippocampus, yakni area otak yang mempengaruhi ingatan dan emosi. Daya ingat seseorang pun jadi korbannya.

Perlengkapan olahraga lari

Ketika Anda berhenti berolahraga biasanya dikarenakan sibuk karena aktivitas di luar. Nah untuk menghindari efek-efek di atas. Ada beberapa cara untuk tetap berolahraga, walaupun sederhana. Salah satunya adalah berlari.

Jangan terpengaruh bahwa sepatu olahraga lari itu mahal. Ada banyak sekali sepatu lari yang murah, bahkan ada beberapa yang dibawah 200 ribu. Berlari juga tidak perlu membutuhkan waktu lama, Anda bisa berlari di sekitar rumah selama 10-15 menit. Jika tidak kuat untuk berlari, Anda bisa mengganti dengan jogging.

Bagaimana, cukup berbahaya kan ketika Anda menghentikan kebiasaan Anda berolahraga? Jadi sebaiknya Anda hanya mengurangi bukan menghentikan aktivitas olahraga Anda ya.

0 COMMENTS