Mom & Kids

Pendidikan Lanjutan Anak Berkebutuhan Khusus

2018-10-11
Jika mendengar mengenai pilihan sekolah atau pendidikan untuk anak pastinya beragam. Lalu bagaimana dengan pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus?

Untuk orangtua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) seringkali mengalami kesulitan dalam menemukan pendidikkan yang sesuai bagi anak mereka. Mulai dari usia dini sampai taman kanak-kanak tersedia cukup banyak pendidikkan atau sekolah yang dapat menfasilitasi ABK. Tetapi pada saat anak mereka memasuki umur sekolah dasar, tidak banyak sekolah yang bisa atau mau menerima ABK.

Untuk sekolah negeri khususnya, mereka harus menerima ABK berdasarkan UU No 23 tentang perlindungan hak anak tahun 2003, PP No 19 tentang standar pendidikan nasional tahun 2004 dan deklarasi Bandung yang menuju pendidikan inklusi tahun 2004 (Kompasiana). Masalah yang terjadi adalah hampir semua sekolah negeri belum siap untuk menerima ABK dalam kondisi Autistic Syndrome. Pilihan satu-satunya bagi keluarga yang mampu adalah mendaftarkan anaknya ke sekolah internasional yang harganya tidak murah. Hal tersebut dilakukan demi mengakomodasi kebutuhan pendidikan anak mereka. Lalu bagaimana dengan kondisi keluarga yang kurang mampu? Untuk mereka yang dalam kondisi kurang mampu saat ini terdapat beberapa sekolah yang cukup bagus dengan harga terjangkau. Namun masalahnya adalah sekolah tersebut memiliki tempat terbatas dan banyak pula sekolah yang menolak jika anak tersebut termasuk dalam high functioning Autism.

Dengan kondisi demikian, tidak sedikit orangtua yang akhirnya memilih untuk mendidik sendiri atau menggunakan terapis. Untuk sebagian orangtua juga ada yang tetap memasukkan anak mereka ke sekolah negeri/ umum karena tidak mampu mendidik anak mereka. Dampaknya adalah anak mereka tidak memperoleh pendidikan yang memadai.

Saat ini, kebanyakan dari orangtua dan pemerintah sebenarnya sudah mengerti mengenai situasi ini. Mereka juga sudah melakukan beberapa langkah untuk mengakomodir kebutuhan pendidikan ABK. Hal ini bisa dilihat dari kondisi sekolah negeri yang sudah dijadikan seperti sekolah inklusi. Ditambah lagi semakin banyak sekolah swasta yang mulai menerima ABK di sekolah mereka.

Sebagai orangtua ABK sudahlah menjadi kewajiban untuk mencari pendidikan yang cocok dengan kondisi anak dimana pun itu dan bersikap bijak untuk tidak memaksakan anak beradaptasi dengan sekolah yang tidak sesuai dengan kebutuhannya. Jika orangtua merasa anak mereka lebih cocok untuk dididik tanpa perlu sekolah khusus, maka didiklah di rumah. Karena dengan begitu mereka akan mendapatkan pendidikan yang tepat. Sedangkan untuk sekolah atau tempat pendidikan, ada baiknya mengubah sedikit cara mengajar agar dapat mengakomodir ABK dengan mengubah sistem ujian masuk seperti membaca dan menulis yang bisa disesuaikan dengan kondisi ABK. Jika hal tersebut tidak disesuaikan pastinya menjadi langkah awal yang sulit bagi ABK mendapatkan pendidikan yang mereka butuhkan.

0 COMMENTS