Psychology

Pentingnya Rutinitas Pada Anak Berkebutuhan Khusus

2022-02-02
Dalam, kehidupan seseorang umumnya pada tiap orang akan mengalami perubahan dalam hidup mereka.

Pada sebagian orang yang mengidap neurotypical, jika kehidupan mereka mengalami perubahan atau rutinitas yang berubah, maka mereka akan menyesuaikan kehidupan mereka terhadap perubahan tersebut. Untuk orang yang hidup dengan autisme, jika kehidupan mereka atau rutinitas mereka mengalami perubahan sekecil apapun, maka sering kali hal tersebut dapat menyebabkan mereka menjadi gelisah & dapat berkelanjutan menjadi stres atau depresi.

Beberapa contoh perubahan dalam kehidupan seseorang yang hidup dengan autisme, yang dapat membuat mereka gelisah antara lain yakni pindah rumah atau tempat tinggal, kedatangan tamu, pergi ke tempat yang baru seperti dokter gigi baru, adanya perubahan guru & jadwal sekolah juga restoran favorit mereka pindah atau tutup & berbagai macam perubahan dalam kehidupan lainya. Rutinitas begitu penting, bagi orang yang hidup dengan autisme. Hal ini disebabkan karena mereka tidak menyukai hal yang tidak dapat mereka prediksi. Jadwal atau rutinitas, umumnya dapat membantu orang yang hidup dengan autisme untuk menghadapi aktivitas sehari hari termasuk sekolah & bekerja. Dengan begitu, mereka dianjurkan untuk telah mempersiapkan diri dan membuat aktivitas dalam satu hari.

Untuk membantu orang yang hidup dengan autisme, khususnya untuk menghadapi perubahan dalam hidup mereka, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah mempersiapkan mereka dalam terhadap perubahan yang akan terjadi, seperti pindah kelas baru, perkerjaan baru atau pindah ke dokter baru. Tak hanya itu, menggunakan cerita bergambar juga dapat membantu orang yang hidup dengan autisme menghadapi perubahan. Buatlah cerita yang mereka mengerti, untuk dapat menghadapi perubahan. Sebagai contoh, jika orang yang hidup dengan autisme diharuskan ke dokter baru, maka buatlah cerita dengan gambar.

Dan jika memungkinkan apa saja yang akan dokter tersebut lakukan seperti misalnya dimulai dari periksa dengan stetoskop, periksa tensi, cek temperatur dan seterusnya. Kemudian, akhiri cerita tersebut dengan antisipasi yang positif seperti “Setelah dari dokter kita akan makan hingga kenyang di restoran yang kamu suka”.

Hal ini dapat membantu orang dengan autisme untuk menjalani kehidupan serta aktivitas sehari-hari untuk lebih baik.

0 COMMENTS