Psychology

Pentingnya Seseorang Merasa Diterima

2020-03-12
Bagi sebagian besar orang memiliki perasaan ingin diterima di masyarakat menjadi faktor yang sangat penting di kehidupannya.

Hal ini dipicu pula dengan era yang serba digital terutama dengan adanya sosial media yang menjadikan rasa ingin diterima dapat terlihat dengan jelas. Tidak sedikit orang yang rela untuk melakukan apa saja untuk medapatkan “like” atau suka di sosial media mereka. Bagi sebagian besar orang mendapatkan “like” lebih banyak memiliki arti yang sangat besar karena dengan begitu mereka merasa disukai atau diterima oleh masyarakat luas. Namun hal ini sering kali menjurus kepada depresi karena mereka selalu berusaha untuk mendapatkan lebih banyak “like” setiap saat. Tak hanya berlaku di sosial media namun juga terjadi di sekolah. Sebagai contoh dimana sepatu yang sedang tren bisa menyebabkan anak memohon atau memaksa orangtuanya agar bisa memiliki sepatu tersebut. Mereka rela melakukan itu karena takut tidak akan diterima di kalangan pertemanannya.

Mengapa kondisi ini terjadi tanpa memandang umur, status sosial atau jenis kelamin? Alasan yang paling utama adalah manusia merupakan makhluk sosial yang harus hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Para ahli bahkan menelusuri sifat manusia yang ingin diterima di suatu komunitas itu berasal dari era manusia purba dimana mereka harus tergabung di suatu komunitas agar mereka bisa terlindungi dari serangan binatang buas, berburu dan menanam makanan. Sedangkan alasan kenapa seseorang ingin diterima di jaman ini mungkin sesederhana bahwa ia ingin dihargai orang lain agar merasa bahwa hidupnya berharga dan ada tujuannya.

Di jaman yang serba digital ini agar dapat diterima pada suatu komunitas menjadi semakin sulit karena suatu komunitas bisa terdiri dari ribuan, ratusan ribuan atau bahkan jutaan orang. Coba bayangkan bagaimana seseorang bisa menyenangkan begitu banyak orang dengan sifat yang berbeda-beda agar diterima dalam komunitas tersebut? Sayangnya masih banyak yang percaya jika mereka diterima di sebuah komunitas maka harga diri mereka merasa lebih tinggi dan lebih “aman”. Hal ini mengakibatkan jika seseorang ditolak atau lebih parah dirudung oleh komunitas yang memiliki banyak anggota maka mereka merasa harga dirinya rendah bahkan depresi.

Untuk menghindari beban mental dan menjaga kesehatan mental yang perlu diingat adalah dengan mendekati atau menjalin hubungan dengan orang-orang yang mempunyai kesamaan atau mencari orang-orang yang juga ingin menjalin hubungan sosial. Hindari orang-orang yang yang membawa pengaruh negatif seperti memiliki kecenderungan senang melihat orang lain susah atau senang mengejek dan menjatuhkan orang lain.

Hal yang perlu ditanamkan dalam diri kita adalah diterima atau tidaknya dalam komunitas atau lingkungan tidak menentukan apakah kita mempunyai harga atau tidak. Jangan sampai seseorang terlalu memaksa ingin diterima di suatu komunitas sampai-sampai merusak aspek kehidupan lainnya. Jagalah hubungan yang membawa nilai positif dan hindari dari komunitas yang membawa nilai negative, walaupun komunitas tersebut merupakan komunitas yang populer.

0 COMMENTS