Psychology

Penyakit Alzheimer

2020-10-20
Suatu hari orang tua saya mengungkapkan bahwa mereka merasa takut karena akhir2 ini mereka mengalami gejala2 awal dari Alzheimer.

Mendengar hal ini cukup berat bagi kita seorang anak karena kita selalu melihat orang tua sebagai figure yang kuat & tempat kita bergantung. Mereka mengatakan akhir2 ini mereka cepat lupa, tidak bisa berkonsentrasi & susah tidur, mereka takut hal ini akan mengarah kepada penyakit Alzheimer. Sebetulnya apakah penyakit Alzheimer itu ?, definisi paling sederhana dari penyakit ini adalah salah satu bentuk dementia yang dapat mempengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir & perilaku. Dengan berjalanya waktu gejala akan makin parah sehingga sangat mengganggu aktivitas seharian kita.

Otak manusia memilikki 100 miliar sel otak (neurons) , masing2 sel otak ini akan berkomunikasi dengan sel otak yang lainya membentuk jaringan komunikasi. Jaringan komunikasi ini lah yang memberikan instruksi kepada tubuh kita untuk melakukan berbagai macam aktivitas termasuk fungsi penting tubuh kita seperti jantung berdenyut, bernafas dll. Penyakit Alzheimer mengganggu proses penting & rumit ini. Semakin bertambah umur, kita secara wajar otak kita pun akan berkurang kemampuanya. Hal seperti menjadi pikun , tidak bisa berkonsentrasi atau mengulang ulang cerita adalah kejadian yang wajar berhubungan dengan bertambahnya umur tetapi jika hal ini dapat mengganggu dengan kehidupan sehari hari kita maka kondisi ini dikenal dengan nama dementia.

Alzheimer biasanya terjadi pada seseorang berumur 65 tahun atau lebih tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada seseorang berumur dibawah 65 tahun. Berbeda dengan beberapa hal yang terjadi pada tubuh kita Ketika umur kita bertambah, Alzheimer bukan hal yang normal terjadi pada kita. Alzheimer pada tahap awal akan menyebabkan kehilangan ingatan atau berkurangnya daya ingat.  Pada tahap2 akhir seseorang bisa kehilangan kemampuan untuk berbicara & berfungsi secara normal di masyarakat.  Ada beberapa gejala yang perlu diperhatikan apakah seseorang mengalami Alzheimer atau tidak. Beberapa gejala awal dari Alzheimer antara lain kesulitan mengingat Kembali informasi yang sudah dipelajari, contoh sederhana mungkin seseorang bisa lupa melakukan perkalian dasar dikarenakan Alzheimer mempengaruhi bagian otak yang memberikan kemampuan belajar pada seseorang.

Disorientasi, mood yang bergejolak & perubahan tingkah laku adalah tanda2 awal lain dari penyakit Alzheimer. Pada saat Alzheimer menjadi lebih parah gejala pun akan berubah. Satu gejala yang dapat timbul adalah seseorang yang terjangkit Alzheimer akan mengalami kebingungan yang lebih parah, mereka akan mengalami kebingunan tentang waktu, tempat & kejadian tertentu di hidup mereka. Sikap curiga tanpa alasan terhadap keluarga, teman & suster (caregiver) bagi mereka yang lebih tua adalah satu gejala lain dari Alzheimer. Selanjutnya seseorang dengan Alzheimer akan mengalami hilang ingatan & perubahan perilaku yang lebih parah, Kesulitan berbicara, menelan makanan & berjalan adalah gejala lainya yang penting untuk diperhatikan. Sayangnya sampai sekarang belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini tetapi jika kita mencurigai orang terdekat kita mengalami salah satu gejala diatas maka secepatnya dibicarakan dengan dokter spesialis karena deteksi dini dapat membantu mereka yang terjangkit penyakit Alzheiemer.

Orang yang terjangkit Alzheimer biasanya hanya dapat bertahan hidup antara 4 – 8 tahun dari diagnosis tetapi ada beberapa kasus juga dimana seseorang dengan Alzheimer dapat hidup sampai 20 tahun. Dengan berkembangnya teknologi & penemuan baru makin banyak ditemukan perawatan yang dapat memperlambat penyakit ini sehingga jangan takut untuk bertemu dokter jika kita curiga mempunyai salah satu gejala2 yang sudah disebutkan sebelumnya. Jika orang tua kita mengalami kekuatiran mengidap penyakit Alzheimer ini, hal pertama yang penting untuk kita lakukan sebagai anak adalah menenangkan mereka & dampangi mereka selama proses ini. Mungkin saja kekuatiran berlebihan & sebetulnya mereka tidak mengidap Alzheimer tetapi jika mereka mengidap penyakit tersebut atau berisiko tinggi untuk terjangkit pastikan kita selalu mendampangi mereka & jadilah tempat bergantung bagi mereka seperti halnya mereka yang menjadi tempat bergantung kita dulu waktu kecil.

0 COMMENTS