Others

Prostat

2019-04-15
Bila melihat judul di atas kita tahu bahwa masalah prostat atau pada kasus yang lebih parah yaitu kanker prostat menjadi masalah besar terutama bagi laki-laki yang berumur diatas 50 tahun.

Menurut statistik 1 dari 9 laki-laki akan terkena diagnosa dengan kanker prostat dalam hidupnya. Angka statistik ini meningkat lagi untuk laki-laki berumur 65 tahun atau lebih, dimana kasus diagnosa kanker akan meningkat menjadi 6 dari 10 laki-laki.

Walaupun cukup banyak laki-laki yang terkena diagnosa dengan masalah prostat atau kanker, sebetulnya penyakit ini bisa dicegah atau disembuhkan jika melakukan check-up ke dokter secara rutin. Meski kenyataan ini sudah diketahui banyak orang terutama laki-laki, tetapi tetap saja banyak yang takut untuk check-up secara rutin ke dokter karena alasan takut ditemukan kanker prostat dalam tubuh mereka.

Agar proses check-up dan diagnosa prostat tidak lagi menakutkan atau setidaknya kurang menakutkan, ada bagusnya kita bicarakan apa itu prostat, tingkatan (stadium dari kanker prostat), perawatan kanker prostat, dan tingkat keberhasilannya.

Prostat pada dasarnya adalah kelenjar kecil di dalam tubuh laki-laki yang terletak di sekitar saluran air seni dan berkontribusi untuk pembuatan air mani. Pada sebagian laki-laki bisa terjadi pembesaran prostat yang biasanya terjadi pada orang yang berumur (biasanya terjadi pada laki-laki berumur 50 tahun). Prostat juga bisa bengkak (prostatitis) biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, tetapi kadang-kadang penyebabnya tidak diketahui. Penyakit yang sangat ditakuti oleh laki-laki adalah kanker prostat dan sangat sering terjadi dimana 40.000 kasus baru terjadi setiap tahun. Biasanya kasus ini terjadi pada laki-laki berumur 65 tahun, tetapi kondisi ini juga bisa mempengaruhi laki-laki berumur 50 tahun. Laki-laki keturunan Afrika atau Afrika Karabia yang lebih sering dijumpai terkena kanker prostat dibandingkan dengan laki-laki keturunan Asia.

Ketiga kondisi yang bisa terjadi pada prostat memiliki gejala yang sama, sehingga untuk mengetahui persis jika seseorang laki-laki itu memiliki masalah dengan prostat agak sulit. Gejala yang perlu diperhatikan antara lain, jika tiba-tiba seorang laki-laki ingin buang air kecil lebih sering terutama di malam hari, harus buru-buru ke toilet untuk buang air kecil (tidak bisa menahan buang air kecil), kesulitan untuk memulai buang air kecil, kesulitan pada saat buang air kecil, tekanan air seni sangat lemah, setiap buang air kecil selalu ada perasaan tidak selesai dan ada darah dalam air seni atau darah dalam air mani. Jika seorang laki-laki mengalami gejala diatas secepatnya segara diperiksakan ke dokter karena jika masalah ini diketahui dan dideteksi lebih dahulu maka kemungkinan untuk sembuh lebih tinggi. Terutama dalam kasus kanker, jika ditemukan lebih dulu dapat mencegah penyebaran kanker ke bagian tubuh yang lain sehingga dapat menyelamatkan hidupnya.

Hal paling penting untuk diketahui, masalah prostat bukan semuanya kanker. Untuk masalah prostat yang tidak ada hubungannya dengan kanker, biasanya perawatan hanya dengan perubahan kebiasaan hidup, seperti lebih banyak olahraga atau makan lebih sehat. Untuk pembengkakan prostat biasanya akan diberikan obat untuk menurunkan bengkak, dan untuk kanker prostat perawatannya bisa dalam beberapa tahap, tidak selalu dilakukan tindakan operasi untuk mengambil prostat yang terkena kanker. Untuk penderita kanker prostat yang sudah cukup berumur biasanya tidak akan diambil tindakan operasi karena sangat bahaya untuk kesehatannya. Untuk penderita kanker prostat yang masih tidak terlalu tua atau masih muda biasanya akan diambil “wait and see approach” atau menunggu dan melihat. Untuk pendekatan ini biasanya perkembangan kanker prostat akan dimonitor secara aktif dengan cara cek darah (tumor marker) dan MRI, jika setelah dimonitor kanker prostat tersebut menjadi masalah maka baru ditentukan apakah pasien tersebut mau mengambil tindakan operasi atau tidak.

Jika seorang penderita kanker harus menjalankan operasi bukan berarti seorang laki-laki kehilangan “kejantanannya”. Memang efek samping dari operasi prostat yang perlu diperhatikan adalah seorang laki-laki tidak bisa menghasilkan anak lagi, tetapi biasanya seorang dokter akan menyarankan untuk menyimpan sperma mereka sebelum melakukan operasi. Untuk berhubungan dengan pasangannya, seharusnya tidak ada masalah dengan hal ini.

Jadi, deteksi awal mengenai prostat sangatlah penting untuk proses penyembuhan yang baik. Diharapkan setelah membaca fakta tentang prostat ini bisa mengurangi ketakutan seseorang untuk menjalankan check-up rutin (NHS Website).

0 COMMENTS