Others

Terapi di Rumah dengan Alat Sederhana

2020-07-16
Tidak dapat dipungkiri bahwa masalah finansial selalu menjadi hal yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini tentu menjadi masalah bagi orangtua ABK dikarenakan cara agar ABK bisa mendapatkan perkembangan yang semakin baik tiap harinya adalah dengan melakukan terapi, sedangkan dalam benak orangtua ABK terapi merupakan beban finansial terbesar. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi alasan utama mengapa sebagian besar ABK tidak bisa mendapatkan terapi yang sesuai. Walaupun kelihatannya sulit sebenarnya terapi ABK cukup sederhana dan dapat menggunakan alat-alat yang ada di sekitar kita. Anda bisa mencoba beberapa aktivitas yang biasa dilakukan oleh terapis seperti berikut ini:

Terapi untuk Koordinasi Mata dan Tangan

Pada aktivitas ini terapis akan mengajarkan ABK untuk belajar menulis, menyalin dari contoh yang ada (tracing), membuat prakarya dan mewarnai. Beberapa contoh yang bisa dilakukan oleh orangtua adalah dengan menggunakan kertas kosong dan pensil lalu membuat satu huruf, misalnya huruf A. Setelah itu orangtua bisa menginstruksikan ABK untuk membuat huruf yang sama. Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan adalah orangtua memberikan contoh dengan membuat gambar sederhana seperti gambar kupu-kupu atau gambar yang mudah lainnya. Kemudian ajak ABK untuk mewarnainya. Buatlah prakarya sederhana seperti ulat bulu (caterpillar) kemudian ABK akan mewarnai prakarya ini menggunakan cat air dengan warna yang mereka sukai.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan keranjang dan bola tenis atau bola apa saja untuk mengajarkan ABK melempar bola ke target. Dalam kasus ini ABK akan belajar untuk mengoordinasi dan menyelesaikan obstacle course.

Keahlian Menyelesaikan Masalah (Problem Solving)

Salah satu aktivitas yang dilakukan oleh terapis untuk membantu ABK adalah mengajarkan keahlian untuk menyelesaikan suatu masalah (problem solving). Biasanya terapis akan membuat obstacle course untuk mengajarkan ABK bagaimana cara agar bisa menyelesaikan obstacle course tersebut tanpa bantuan dari terapis. Orangtua juga bisa menggunakan bantal besar, bangku atau bean bag untuk membuat obstacle course bagi ABK. Lego atau mainan yang serupa adalah alat lain yang digunakan terapis untuk mengajarkan ABK keahlian dalam menyelesaikan masalah. Biasanya terapis akan menginstruksikan ABK untuk membuat sesuatu dengan lego atau mengelompokkan lego sesuai warna.

Mendengarkan dan Membaca Cerita

Pada sesi terapi biasanya terapis akan membacakan buku cerita kepada ABK. Hal tersebut dilakukan untuk mengajarkan ABK bagaimana cara mendengarkan dan menyimak. Setelah selesai membaca cerita biasanya terapis akan menanyakan berbagai macam aspek buku yang dibacakan kepada ABK, misalnya menanyakan karakter apa saja yang ada di buku cerita atau pelajaran moral apa yang didapat dari buku cerita tersebut. Di masa serba digital ini bahkan terapis sering menggunakan cerita yang diambil dari Youtube seperti Very Hungry Caterpillar atau Elmer The Elephant. Sekarang tidak perlu repot mencari buku lagi karena cerita ini gratis dan bisa disimak siapa saja di Youtube.

Dengan membaca artikel ini diharapkan orangtua tidak perlu terpatok oleh biaya jika harus melakukan terapi di rumah terutama pada masa Covid-19 ini dimana ABK tidak bisa sekolah atau terapi di luar rumah. Orangtua ABK bisa berdiskusi dengan terapi ABK terlebih dahulu untuk membuat program terapi dengan alat-alat atau mainan yang ada di rumah sehingga dapat menghemat dan tidak mengeluarkan biaya yang yang tidak perlu.

0 COMMENTS