Mom & Kids

Terapi Okupansi

2019-10-14
Sebagai orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) pastinya ingin melakukan berbagai cara terbaik untuk anak. Salah satunya adalah dengan terapi Okupansi.

Apa itu terapi Okupansi? Pada dasarnya terapi Okupansi adalah terapi yang mengajarkan atau membantu orang berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari termasuk bermain, bersosialisasi, belajar dan bermain. Perkerjaan terapis Okupansi biasanya mencakup 4 tahapan yaitu Assessment (penilaian), Planning (perencanaan), Intervention (terapi) dan Cooperation (kerja sama).

Dalam tahapan Assessment biasanya seorang terapis Okupansi akan berdiskusi dengan keluarga atau kerabat seorang ABK untuk mengetahui kegiatan sehari-hari apa saja yang mungkin seringkali mengalami kesulitan.

Setelah melakukan beberapa kali pertemuan dan terapi, terapis Okupansi akan melakukan Assessment kembali untuk membahas perkembangan seseorang yang berkebutuhan khusus dengan keluarga atau para ahli lainnya. Kemudian tahap selanjutnya yaitu tahap Planning yaitu mencakup pembuatan rencana terapi berdasarkan penilaian awal atau revisi seseorang yang berkebutuhan khusus. Kemudian tahap Intervention, sebuah terapi Okupansi yang dilaksanakan oleh terapis. Terapi Okupansi ini mengajarkan kegiatan sehari-hari agar seorang berkebutuhan khusus dapat hidup mandiri seperti belajar bagaimana menulis dengan benar, makan dengan alat makan, belajar ke toilet sendiri dan cara untuk berinteraksi dengan orang lain.

Langkah selanjutnya yaitu Cooperation, sebuah tahapan penting pada pekerjaan terapis Okupansi. Seorang terapis harus konsisten berkerja sama dengan keluarga, kerabat dan ahli lainnya untuk membantu seseorang berkebutuhan khusus. Seorang terapis Okupansi tidak bisa melakukan semuanya sendirian, bantuan dari keluarga merupakan faktor paling penting agar terapi Okupansi bisa berjalan dengan efektif.

0 COMMENTS