Food & Nutrition

Under Eating

2017-09-26
Siapapun pasti ingin hidup sehat, hal tersebutlah yang menjadikan tren hidup sehat yang akhir-akhir ini semakin meningkat. Namun hal tersebut justru menimbulkan banyak kasus gangguan makan yang biasa disebut “under eating” atau kurang makan.

Ironisnya kasus ini sering terjadi pada orang-orang yang ingin hidup lebih sehat. Menurut National Centre Of Eating Disorder, jika seseorang melakukan diet pasti akan mengalami tahap “under eating” atau kurang makan. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang singkat dan orang tersebut dalam kategori berat badan yang sehat maka “under eating” bukanlah sebuah masalah. Dapat dikategorikan masalah jika “under eating” menjadi sebuah gaya hidup untuk mengincar berat badan yang lebih ringan.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap “under eating” dapat dilihat dengan selalu menahan makan demi mengincar target tertentu. Selain itu tidak mengkonsumsi makanan tertentu seperti lemak atau semua karbohidrat dengan ekstrim dan terdapat obsesi yang tidak sehat demi mencapai berat badan yang sangat ringan. Hal ini menjadi masalah dikarenakan apabila seseorang kekurangan makan akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan salah satunya kerusakan jantung. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa jantung merupakan otot yang dapat rusak apabila kekurangan makan dengan kondisi ekstrim. Terlebih lagi jantung yang melemah dapat menyebabkan arrhythmia (denyut jantung tidak regular). Tidak hanya itu, efek lainnya yaitu kerusakan tulang dimana perubahan hormon dan nutrisi dapat menyebabkan osteoporosis dan resiko tinggi retak tulang.

Pada dasarnya seseorang diperbolehkan diet jika memilih tipe diet atau cara hidup yang tepat sehingga tidak menimbulkan resiko terhadap kerusakan tubuh. Hal ini mengingatkan kita agar mencari informasi yang cukup dan terpercaya sebelum mengambil tindakan yang mungkin dapat membahayakan kita. (Diambil dari Fairburn CG, Cognitive behavior Therapy & Eating Disorders Guildford press 2008 melalui website National Centre For Eating Disorder)

0 COMMENTS